Cerita Dibalik Jaring Putih Anfield

Share on Facebook3Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
anfield
Jaring gawang Anfield berubah warna pada laga Liverpool vs Leicester.

Laga antara Liverpool menghadapi Leicester City dalam lanjutan Liga Primer Inggris memang menjadi perbincangan banyak pihak. Satu topik hangat yang dibicarakan selain perubahan pada struktur tribun Anfield adalah perubahan warna jaring gawang.

Garing jawang pada laga Liverpoool vs Leicester mendadak berubah warna menjadi putih, suatu hal yang berbeda sejak Agustus 2012. Sebelumnya, jaring gawang Liverpool selalu identik dengan warna merah.

Pada sesi latihan utama tim Liverpool jelang menghadapi juara bertahan Liga Inggris tersebut, jaring gawang terlihat masih berwarna merah. Namun dirubah pada hari pertandingan.

LIVERPOOL, ENGLAND - APRIL 15: (THE SUN OUT, THE SUN ON SUNDAY OUT) In this handout photograph provided by Liverpool FC, the Hillsborough Memorial Band pictured during the memorial service marking the 25th anniversary of the Hillsborough Disaster, at Anfield Stadium on April 15, 2016 in Liverpool, England. Thousands of fans, friends and relatives are attending the service at Liverpool's Anfield Stadium to mark the 25th anniversary of the Hillsborough tragedy. 96 Liverpool supporters lost their lives during a crush at an FA Cup semi final against Nottingham Forest at the Hillsborough football ground in Sheffield, South Yorkshire in 1989. (Photo by Liverpool FC - Handout/Liverpool FC via Getty Images)

Suasana Anfield pada peringatan Tragedi Hillsborough tahun lalu. Jaring di gawang masih berwarna merah.

Alasannya bermula dari ide sang manajer, Jurgen Klopp. Pria yang pernah mengarsiteki Borussia Dortmund ini merasa jika jaring berwarna putih, dirinya bersama para staff dapat melihat pergerakan pemain lebih baik, terutama jika berada di depan gawang.

Ide pertukaran warna ini bukan kali pertama muncul. Pada 1995, Roy Evans yang saat itu menjabat sebagai pelatih Liverpool memberikan kritiknya terhadap jaring merah. Evans merasa bahwa warna tersebut mengganggu pandangannya karena warnanya yang serupa dengan tribun.

comments