Ibnu Grahan: Ada Praktek Kecurangan Baru

Share on Facebook18Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
Ibnu Grahan dalam sesi konferensi pers usai laga
Ibnu Grahan dalam sesi konferensi pers usai laga

Pelatih Bhayangkara FC Ibnu Grahan mengungkapkan tentang model baru praktek kecurangan di sepak bola Indonesia. Ia mengkritisi kualitas wasit yang mengecewakan saat timnya kalah dari Persib Bandung dalam lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016, tengah pekan kemarin.

“Sportivitas dalam sepak bola agaknya sedikit ditinggalkan. Jadi ada banyak faktor mencuri. Karena itu disahkan di peraturan pertandingan, jadi sah-sah saja.

“Misalnya dalam eksekusi tendangan bebas. Ada praktek dimana bola sudah ditendang sesaat sebelum wasit meniup peluit.” ujar Ibnu.

Pelatih Bhayangkara FC juga menambahkan bahwa memberi penalti untuk lawan sudah menjadi praktek lawas.

“Wasit juga bisa mencuri. Mencurinya tidak lewat penalti atau tendangan bebas di dekat box, tapi mencuri timing,”

Dalam laga melawan Persib, anak asuhnya sudah memimpin lewat gol Ilham Udin Armain. Akan tetapi tiga poin di depan mata hilang karena  Zulham Zamrun dan penalti Vladimir Vujovic membobol gawang mereka pada menit 81 dan 87.

comments