Kurniawan: SSB di Indonesia Harus Bersinergi

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
Kurniawan berfoto setelah daftarkan diri sebagai calon ketua umum PSSI.
Kurniawan berfoto setelah daftarkan diri sebagai calon ketua umum PSSI.

Calon ketua umum PSSI Kurniawan Dwi Yulianto segera mewujudkan salah satu programnya bila terpilih pada kongres nanti. Pembinaan usia dini menjadi prioritasnya dengan menyinergikan seluruh sekolah sepak bola (SSB) di Indonesia. Menurutnya, pembinaan SSB yang tidak seragam menjadi penyebab utama perkembangan pemain muda tidak merata.

“Jadi butuh adanya keseragaman program di seluruh SSB. Sehingga nantinya ketika di level senior sudah tidak menemui kesulitan untuk mengasahnya menjadi lebih baik lagi,” kata Kurniawan.

“Selain itu, festival ataupun kompetisi usia dini yang ada juga harus dikontrol. Misal dari segi jam bermain anak-anak itu sebulan berapa, dan untuk usia dini harus ditanamkan kesenangan bermain kepada anak-anak tersebut. Jadi bukan juara yang dipentingkan, sehingga jangan ada lagi anak-anak itu dimarahi dengan makian ketika bertanding di lapangan salah dalam mengolah bola,” tambah mantan penggawa tim nasional.

Si Kurus juga menuturkan bahwa program pengembangan usia dini di tanah air sudah tertinggal jauh dengan negara-negara di Asia Tenggara.

“Thailand dan Vietnam sudah melakukan keseragaman program itu. Malaysia saya dengar juga akan melakukan hal itu. Selain itu, Federasi dan Pemerintah juga harus bersinergi. Sehingga proses pembinaan ini bisa berjalan optimal,” tutupnya.

comments