Stadion Maguwoharjo, Stadion Ideal Versi Alfred Riedl

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
timnas-pssi
Timnas Indonesia saat bertanding di stadion Maguwoharjo.

Piala AFF 2016 merupakan gelaran ketiga Alfred Riedl sepanjang menukangi tim nasional Indonesia. Alfred sendiri sudah menukangi Indonesia sejak Piala AFF 2010 lalu. Dari sekian lama perjalanan tersebut, Alfred ternyata juga mempunyai stadion favoritnya.

Kejutannya adalah, bukan nama Gelora Bung Karno (GBK) yang ia sebut, melainkan Stadion Maguwoharjo. Padahal GBK sempat menjadi simbol antusiasme luar biasa saat Indonesia tampil di Piala AFF 2010.

“Stadion Maguwoharjo merupakan stadion yang benar-benar diperuntukkan olah raga sepak bola. Rata-rata stadion lain disini bertipe olympic, dimana selalu ada lintasan lari di dalam stadion,” ujar Alfred seperti yang dikutip dari Bola.com.

Selain kualitas stadion, Alfred juga menambahkan beberapa keuntungan bermain di Maguwoharjo, seperti jarak antara bandara yang dekat dan banyaknya hotel berbintang di daerah tersebut.

Mengenai euforia suporter, Alfred tidak pernah membedakan satu lokasi dengan lokasi lainnya. Hal ini sudah terbukti kala timnas bermain di Solo maupun Sleman, dimana stadion selalu terisi penuh dengan dukungan suporter.

“Soal penonton sama saja, baik itu di Jakarta, Solo, maupun Sleman. Hanya saja di GBK lebih diuntungkan dengan jumlah kursi penonton,” komentar dari Alfred.

Satu kekurangan dari Maguwoharjo menurutnya adalah hanya ada satu lapangan disana. Tidak ada lapangan lain yang bisa digunakan pada sekitaran Maguwoharjo. Jika lapangan tidak bisa digunakan, timnas biasanya bergeser menggunakan lapangan kampus Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) untuk menggelar latihan.

comments