CEO PSIS Semarang Kecewa Dengan Hasil Imbang

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
yoyok-sukawi-persis-solo_1mbz60bjrsog910iqsx0rorapf

CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawijaya mengaku tidak puas dengan penampilan PSIS Semarang kala bermain imbang tanpa gol saat jumpa PSPS Pekanbaru di Stadion Jatidiri, Minggu (30/10), dalam lanjutan babak 16 besar Torabika Soccer Championship (TSC) B 2016.

“Ini permainan terburuk PSIS. Tidak bisa dibiarkan bertanding seperti ini terus. Semua melakukan kesalahan-kesalahan dasar, sehingga skema permainan tidak bisa berkembang sama sekali, terkesan monoton, dan tidak enak ditonton,” ujar Yoyok.

Meski sudah mendapat amunisi baru, PSIS belum menunjukkan peningkatan performa dan mendapat ultimatum dari sang CEO.

“Memasuki babak 16 besar, bukan membaik, malah semakin buruk. Saya peringatkan kepada pemain, dua kali pertandingan terakhir adalah final. Tidak bisa ditawar lagi.” tegasnya.

“Kami, manajemen dan ofisial, akan evaluasi total. Kami harus segera berbenah untuk menyongsong dua pertandingan sisa. Kalau tidak mampu bangkit, jangan harap juara, delapan besar pun sulit terwujud.” tutupnya.

Hasil ini membuat Laskar Mahesa Jenar menempati posisi juru kunci Grup D di bawah PSGC Ciamis dan PSPS Pekanbaru, sementara Persekap Pasuruan nyaman duduk di puncak klasemen.

comments