Tiga Raja Intercept di Benua Eropa Sejauh Ini

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
Chelsea v Leicester City - Premier League

Intercept adalah salah satu kata yang paling sering kita dengar dalam permainan sepak bola. Intercept berarti keberhasilan seorang pemain dalam memotong umpan lawan. Intercept menjadi salah satu modal penting dalam era sepak bola modern ini.

Jika suatu tim (yang dilakukan oleh seorang pemain) bermasil memotong umpan lawannya, berarti tim tersebut juga berhasil memotong arus serangan lawan. Dengan demikian tim tersebut bisa mengubah penguasaan bola bagi tim mereka.

Demi memutus serangan lawan, setiap klub biasanya membutuhkan seorang pemain bertahan (bek maupun gelandang) yang mempunyai kapasitas untuk melakukan intercept secara baik.

Sepanjang kompetisi di benua Eropa musim ini, sudah ada tiga pemain yang paling banyak melakukan intercept. Siapa saja ketiga pemain tersebut? Mari kita simak dalam artikel berikut!

LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 06: Shkodran Mustafi of Arsenal and Son Heung-min of Tottenham Hotspur during the Premier League match between Arsenal and Tottenham Hotspur at Emirates Stadium on November 6, 2016 in London, England. (Photo by Catherine Ivill - AMA/Getty Images)

3. Shkodran Mustafi (Arsenal)

Pemain yang baru didatangkan dari Valencia pada musim ini tampil begitu nyetel bersama Arsenal. Mustafi menjadi palang pintu kokoh bagi Arsenal.

Sejauh ini, Mustafi sukses melakukan 16i intercept sepanjang Liga Primer Inggris musim ini.

comments