Menginjak Kepala Wasit, Pemain PS Benteng Dihukum 2 Tahun

Share on Facebook94Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
injak-kepala-wasit

Kapolda Jawa Tengah yang juga anggota komite eksekutif (Exco) PSSI periode 2016-2020, Irjen Pol. Condro Kirono, mengambil tindakan tegas terkait kericuhan yang terjadi dalam laga Persiku Kudus kontra PS Bengkulu Tengah (Benteng) pada lanjutan Grup E Liga Nusantara di Stadion Wergu Wetan, Jumat (25/11).

Wasit Cholid Dalyanto menjadi korban kekerasan usai diinjak oleh pemain PS Benteng, Budi Eka Putra, setelah sang wasit dipukul hingga terjatuh. Insiden ini dipicu oleh protes tim tamu yang tidak digubris oleh sang pengadil.

Ahmad Ramdani, Budi Eka Putra, Doni Setiawan, dan Majid Moniy langsung dijatuhi hukuman oleh komisi disiplin Liga Nusantara dengan larangan bermain selama dua tahun di kompetisi yang diselenggarakan PSSI.

“Kami meminta semua pihak, mulai dari perangkat pertandingan, manajer tim, hingga pemain dan penonton, betul-betul menjunjung tinggi fair-play. Masalah hukum kami serahkan sesuai regulasi FIFA karena terjadi di dalam pertandingan,” ujar Condro dilansir dari Tribun Jateng.

“Kami akan memperketat keamanan di laga selanjutnya. Semoga insiden di Kudus tidak terjadi lagi.”

comments