Valencia Anggap Ultrasnya Sebagai Kelompok Radikal

Share on Facebook0Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
VALENCIA, SPAIN - OCTOBER 22:  A general view during the La Liga match between Valencia CF and FC Barcelona at Mestalla Stadium on October 22, 2016 in Valencia, Spain.  (Photo by Manuel Queimadelos Alonso/Getty Images)
Stadion Mestalla, kandang dari Valencia.

Klub asal Spanyol, Valencia memberikan rilis resmi pernyataan mereka usai kejadian memalukan yang terjadi beberapa hari lalu. Sekelompok suporter ultras mereka melakukan penyerangan ke arah mobil pribadi pemain yang baru saja melakukan latihan bersama klub.

Pada akhir pekan lalu, Valencia kembali menelan kekalahan 3-2 atas tuan rumah Real Sociedad. Hasil ini menambah buruk posisi Valencia di La Liga, dimana ia mempunyai poin yang sama dengan posisi teratas dari penghuni zona merah degradasi.

  • Tidak akan ada keadilan bagi kejadian penyerangan yang terjadi beberapa hari lalu. Mereka adalah sekelompok ultras yang menamakan diri mereka Ultras Yomus.
  • Melakukan tindakan penyerangan kepada pemain dan staff klub, dengan cara memukul dan menendang kendaraan mereka adalah suatu hal yang tidak bisa diterima.
  • Ultras Yomus adalah kelompok radikal. Mereka bukan representasi dari kelompok pendukung kami. Aksi yang mereka lakukan bukanlah cerminan dari pendukung Valencia.

Valencia memang sedang menjalani masa sulit di musim ini. Bahkan posisi pelatih baru mereka, Cesare Prandelli juga tengah dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Padahal ia baru menjabat posisi ini sejak Oktober lalu.

comments