Curhatan Buffon Tentang Sisa Kariernya

Share on Facebook58Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
VADUZ, LIECHTENSTEIN - NOVEMBER 12:  Gianluigi Buffon of Italy reacts at the end of the FIFA World Cup 2018 group G Qualifiers football match beetween Liechtenstein and Italy at the Rheinpark Stadion on November 12, 2016 in Vaduz, Liechtenstein.  (Photo by Claudio Villa/Getty Images)
Gianluigi Buffin, penjaga gawang Juventus.

Penjaga gawang kawakan dari Juventus, Gianluigi Buffon mengatakan bahwa kemungkinan dirinya untuk lanjut bermain setelah Piala Dunia 2018 sangatlah tipis. Sebelumnya, sang pemain memang sudah mengkonfirmasi bahwa dirinya akan pensiun pada akhir musim 2017/2018, tepatnya setelah Italia mengikuti kejuaraan dunia tersebut.

“Itu adalah ide dari saya, dan saya sendiri sudah yakin dengan ide tersebut,” ujar Buffon pada Mediaset.

“Kemungkinannya sangat kecil jika saya lanjut bermain hingga dua musim lagi. Hanya saya dan Agnelli (Presiden Juventus) yang mengetahui hal ini. Namun sepertinya hampir tidak mungkin.”

Pada penghargaa Ballon d’Or 2016, Buffon berhasil menempati urutan kesembilan. Sebuah pencapaian yang baik dimana ia bisa menembus 10 besar.

“Ya, ini sangat indah. Bisa finis di urutan 10 besar disaat umur saya sudah mencapai 39 tahun. Cristiano (Ronaldo) bahkan memberikan senyumannya pada saya.”

Donnarumma Jadi Penerus Buffon?

Permasalahan suksesor Buffon nampaknya sudah menemukan solusi. Kiper muda AC Milan, sepertinya mempunyai pintu yang terbuka lebar untuk menjadi penerus Buffon di timnas Italia. Namun, apakah Buffon juga menyarankan Donnarumma untuk bergabung dengan Juventus?

“Saya merekomendasikan dia (Donnarumma) kepada seluruh klub yang sedang membutuhkan seorang kiper,” ucapnya.

“Dia adalah pemain yang luar biasa, Semua orang jelas terpukau oleh penampilannya.”

comments