BEST XI PIALA AFF: Deretan Terbaik Dari Yang Terbaik

Share on Facebook149Share on Google+0Tweet about this on TwitterPin on Pinterest0
gen-8

Setelah menikmati sajian menarik dari Piala AFF 2016 sebulan terakhir, kini kami hadirkan untuk Anda 11 pemain terbaik versi Football Channel!

Kiper

Kawin Thamsatchanan (Thailand)
Aksi menawannya menjaga gawang Thailand tidak kebobolan dalam empat laga, menjadi kunci sukses tim Gajah Putih meraih gelar kelima sepanjang sejarah mereka.

Bek

Tristan Do (Thailand)
Kecepatan dan kemampuan fisik diatas rata-rata membuatnya tampil konsisten dalam bertahan dan membantu serangan timnya dari sisi kanan lapangan, hal ini membuat dirinya pantas disebut sebagai bek sayap kanan terbaik di ASEAN saat ini.

Hansamu Yama (Indonesia)
Bek berusia 21 tahun ini baru saja melakukan debut di timnas Senior pada babak semi final dan sukses mencetak dua gol dari tiga laga. Tentu masa depan yang cerah bagi tim Merah putih.

Tanaboon Kesarat (Thailand)
Tanaboon selalu jadi pilihan utama pelatih Kitatisuk Senamuang untuk memimpin lini belakang timnya dengan visi bermain dan umpan akurat dalam membangun serangan dari belakang.

Theerathon Bunmathan (Thailand)
Bek sayap yang bermain bagi Muangthong United ini menunjukkan kelasnya dengan mencatatkan empat assist selama turnamen, termasuk umpan silang mematikan saat Teerasil Dangda mencetak gol di laga puncak.

Gelandang

Stefano Lilipaly (Indonesia)
Stefano Lilipaly adalah kreator serangan Indonesia selama gelaran Piala AFF 2016. Determinasi dan kreatifitasnya akan dikenang publik sepak bola nasional kala tim Garuda memperoleh penalti untuk menekuk Vietnam di laga semi final perdana.

Luong Xuan Truong (Vietnam)
Meski baru menginjak usia 21 tahun, visi bermain dan akurasi umpannya membuat ia dijuluki “Andrea Pirlo” di negaranya. Mencatatkan dua assist selama fase grup menjadi bukti sahih kehebatan pemain Incheon United ini.

Chanatip Songkrasin (Thailand)
Gelandang serang bertubuh mungil ini mendemonstrasikan kecepatan dribel dan penetrasi yang mengagumkan sepanjang turnamen. Meraih gelar pemain terbaik selama dua gelaran Piala AFF terakhir menjadi prestasi pemain yang bakal dikontrak oleh juara Liga J2, Consadole Sapporo untuk musim depan.

Aung Thu (Myanmar)
Belum genap berusia 20 tahun, namun Aung Thu telah menunjukkan intelejensi bermain yang sangat dewasa. Penyerang Yadanarbon ini sukses membawa timnya melaju hingga semi final namun harus menyerah di tangan sang juara.

Penyerang

Boaz Solossa (Indonesia)
Menginjak usia ke-30, Boaz memimpin tim Merah Putih dengan kebanggaan dan berhasil memompa semangat tim lewat tiga golnya selama kompetisi. Kepemimpinannya di lapangan hijau tentu masih dibutuhkan tim Garuda untuk gelaran Piala AFF 2018 mendatang.

Teerasil Dangda (Thailand)
Torehan enam golnya membawa kapten Thailand ini meraih gelar sepatu emas Piala AFF 2016. Dengan pengalaman bermain di kompetisi Eropa, Teerasil membawa rekan-rekannya merengkuh gelar kelima sejak turnamen ini digelar pada 1996 silam.

Pelatih

Alfred Riedl (Indonesia)
Meski sama sekali tidak diunggulkan dalam gelaran Piala AFF kali ini, tim Merah Putih berhasil ia pimpin hingga laga final. Beberapa hambatan besar seperti baru pulihnya status Indonesia dari sanksi FIFA, pembatasan jumlah pemain yang dipanggil ke timnas oleh klub, dan waktu persiapan yang sangat minim tidak mampu menghalangi Riedl untuk membawa tim Garuda ke laga puncak.

comments